Tradisi Horja Godang Dimeriahkan Busana Angkola-Padang Bolak dan Kebersamaan Warga

DI Desa Hotang Sasa, Kecamatan Portibi, Padang Lawas Utara, Sumut, pada tanggal 16 Mei 2024, tampak suasana penuh kehangatan dan kebersamaan dalam acara Adat Horja Godang/pernikahan. Acara itu digelar pada salah satu desa di Kabupaten Padang Lawas Utara.

Warga berkumpul dengan mengenakan busana tradisional berwarna-warni, menampilkan kekayaan budaya lokal yang masih terjaga hingga kini.

Dalam foto yang diambil di lokasi acara, tampak pengantin mengenakan pakaian adat berwarna emas dengan hiasan kepala khas daerah Angkola, duduk di pelaminan yang dihiasi ornamen bunga dan ukiran tradisional. Di sekeliling mereka, para keluarga dan tamu undangan tampak mengenakan busana adat beragam warna seperti merah, kuning, dan biru muda, menambah semarak suasana perayaan.

Acara ini tidak hanya menjadi momen sakral bagi kedua mempelai, tetapi juga ajang silaturahmi masyarakat dan struktur ‘Dalihan na Tolu’. Anak-anak, remaja, hingga orang tua tampak ikut berpartisipasi dengan penuh sukacita.

“Tradisi seperti ini harus tetap dijaga, karena menjadi identitas budaya kita,” ujar salah satu warga yang hadir dalam acara tersebut.

Pernikahan adat di daerah ini biasanya diiringi oleh rangkaian prosesi seperti ‘martahi godang’ (musyawarah adat), pemberian ‘abit godang’, hingga jamuan bersama yang menjadi simbol persatuan keluarga besar.

Dengan semangat gotong royong dan pelestarian nilai-nilai budaya, acara ini menjadi bukti bahwa masyarakat masih menjunjung tinggi warisan leluhur di tengah perkembangan zaman modern. (Risky Pratama Siregar – mahasiswa Prodi Sastra Batak Fakultas Ilmu Budaya USU)

Related posts

Leave a Comment